Senin, 02 November 2009

I'm Moving

Berbicara mengenai pergantian kalender yang sebentar lagi akan terjadi, baru kali ini aku resah soal itu. Tidak terasa, entah apa saja yang sudah aku lakukan selama tiga tahun ini, aku tidak tahu, dan aku juga tidak mengerti mengapa belum ada apapun yang aku raih. Catat, sesuatu yang mampu aku banggakan pada aku yang menurut orang-orang setidaknya harus menghasilkan apa-apa.

Kadang aku merasa gagal jadi orang. Sekelilingku kebanyakan menilai bahwa setidaknya, aku harus sudah punya sesuatu yang bisa dibanggakan. Seperti banyak teman bekas kuliahku. Sudah ada disini, sudah ada disitu. Bertempat di KAP sini, lalu bertitel nambah di belakang namanya, dan beberapa sudah nyambil jadi ibu rumah tangga.

Mungkin aku terlalu santai menghadapi hidup. Sampai akhirnya berpikir, bahwa semua idealisme dan kelebihan yang aku punya semenjak dulu, sudah lenyap. Setidaknya dipaksa lenyap oleh sesuatu yang aku sebut malas.

Karena itu, untuk pertama kalinya aku takut menghadapi kalender baru. Bagaimanakah keadaanku ketika beberapa helai kalender baru itu sudah tercabik-cabik?

Aku hanya bisa melangkah sekarang, pada jalan yang ada di depanku. Setelah semua kehilangan-kehilangan yang menyambitku satu per satu, aku sampai tidak merasakan apa-apa lagi. Sesuatu itu memang tidak ada yang kekal. Orang-orang di sekelilingku, perlahan atau cepat, pergi satu per satu. Tidak ada kebersamaan yang abadi.

Aku mau memulai sesuatu, sebagai rasa bersalah dan penebusanku untuk waktu tiga tahunku yang 'sia-sia' ini. Namun aku tidak berani berharap banyak, walau aku terus melangkah, namun aku menyerahkan semuanya pada Tuhan. Seperti sebuah hal yang telah lewat, yang masih belajar aku relakan untuk diambil kembali olehNya.

Hanya seorang peri bunga yang tidak dapat terbang,
but I'm Moving.
For me, and for you, Dez


Just, curhat. lebih baik curhat ke blog,daripada ke tetehku, kasian dia sudah pusing sama curhatan orang lain. hiii....