Kamis, 28 Januari 2010

Jangan Pernah Berhenti Bermimpi

Menulis adalah kerja keras, dan selamanya adalah soal keyakinan yang tak pernah putus bahwa betapapun berat dan panjang yang harus dilalui, betapapun banyak kegagalan dan kejenuhan yang menerpa tanpa henti, pada akhirnya keberhasilan itu pasti akan datang, selama kita tidak pernah berhenti untuk bermimpi.
…………………………..
Terakhir untuk setiap pemimpi, jangan pernah berhenti bermimpi. Harta karun ada di dalam sana, mungkin jauh, mungkin pula dekat. Kita belum tahu, tapi percayalah itu ada, maka itu ada. Jadi yang perlu kita lakukan hanyalah mengambil sekop-yang sebenarnya sudah tersandar di samping kita-dan mulailah menggali, dari sekarang, dan terus menggali sampai akhir.
………

Dua paragraph itu merupakan petikan dari kata pengantar sebuah buku yang sempat aku tulis kemarin hari. AKKADIA, iya itu bukunya villam, sang pemimpi.

Jauh sebelum laskar pelangi melejit dan sang pemimpi kedengaran gaungnya, aku sudah mengenal seseorang yang mengklaim dirinya sebagai sang pemimpi. Dialah villam, salah seorang guru bagiku, terutama dalam bidang motivasi dan semangat (sebelumnya aku mengklaim tiga orang guru sih hehehe).

Apa yang diajarkan Villam dari perjalanannya yang selama bertahun-tahun bergelut pada dunia yang ia sukai, sungguh belum seberapa dengan pengalaman yang aku lalui. Aku tidak tahu pasti, yang jelas ia pernah bilang kalau ia pernah memutuskan akan berhenti menulis, namun bangun dengan penyesalan akan keputusan itu bertahun-tahun setelahnya.

Ia mengatakan itu padaku ketika aku sampai pada puncak putus asa. Ia terus saja bilang bahwa, suatu saat nanti, kalau kita terus berusaha, mimpi itu akan terwujud. Ia bisa berkata begitu, karena ia sudah mengalaminya terlebih dahulu. Dan iyah, pengalaman adalah guru yang terbaik.

Bisa saja mempercayainya pada saat itu, namun kepercayaan tanpa keyakinan hanyalah bualan untuk menghibur diri. Yah, manusia juga boleh ngambek bukan?! Adakalanya kita capek mengharap sesuatu, dan akhirnya berhenti di tengah jalan, memilih hidup damai tanpa ambisi. Catat, ambisi, bukan mimpi.

Namun sesuatu yang kita impikan dari dalam lubuk hati terdalam, sekalipun sempat dibuang atau dicampakan, suatu saat nanti akan kembali pada diri kita sendiri, pada jalan hidup kita di masa depan. Mungkin saja kita harus menjadi sesuatu yang lain sebelum menjadi diri kita sendiri (pesan yang diambil dari Perahu Kertas). Dan yah, mimpi itu memang masih ada, sampai sekarang.

Sang pemimpi versi movie kembali menghadirkan sebuah ajakan untuk tetap meraih mimpi. Salah satu petikan kata dari kata pengantar buku diatas, aku yakin bukan mencontek dari film itu, atau film itu juga aku yakin tidak mencontek dari buku. Keduanya berjalan seiringinan, tanpa saling mengenal satu sama lain. Tetapi “Jangan pernah berhenti bermimpi” merupakan sebuah palsafah yang benar dalam hidup.
Sang pemimpi, sebuah kata yang asing bagiku saat dipopulerkan villam, tapi menjadi biasa saat filmnya ditayangkan. Hahahaha.. peace villam, tidak maksud untuk meremehkanmu.

Jadi kesimpulannya, Jangan pernah berhenti bermimpi, karena manusia tanpa mimpi seperti hidup tanpa tujuan. Dan oh ya, ini pesan salah satu temanku yang sampai saat ini belum juga meraih impiannya untuk berangkat ke Jepang. Ganbate, Kong!
Lalu apa mimpiku? Punya rumah mungil lengkap dengan isinya yang berupa mobil mewah, uang segudang penuh, peralatan mewah dan mahal?

Hahahha… hidup tidak sebatas dalam materi, ada hal lain yang bisa membuat kita tersenyum saat mendapatkannya, walaupun selamanya kita hanya naik motor roda dua (mobilnya ditinggal di rumah maksudnya, hehehe).

Hahah… apapun mimpiku, tidak jadi masalah. Tenang saja, tidak untuk menguasai dunia, kok! Hanya menjadi satu bagian dari dunia, mimpi kecil yang berarti.
Menjadi indah saat bermimpi, dan menjadi hebat saat mimpi ada di tangan, setidaknya bagi diri sendiri dan sekeliling.

Cheers all, happy dreaming (jangan lupa bangun besok pagi)

N.B. thanks to Panah Hujan, yang telah mengirimkan dua buku diatas, yang salah satunya lengkap dengan ttd serta pesan penulisnya. wish you take your dream too, in your hand
N.B 2. panjang amet yakk *lirik ke atas*

48 komentar:

  1. Nchi, tulisanmu keren banget
    jangan pernah berhenti bermimpi
    kadang kita sangat putus asa
    saat harapan itu tak kunjung datang
    semoga mimpimu tercapai

    BalasHapus
  2. well, berarti kamu juga nggak boleh berhenti menulis krn ada mimpimu di sana. iya toh?

    BalasHapus
  3. katanya kitchen bagus tuh tapi aku belom baca XD
    *sigh* yah, kadang cape dari berlari ngejar mimpi dan pengen istirahat sebentar di pom bensin atau tempat makan. tapi emang harus cepet bangun dan lari lagi, kejar mimpi. daripada dikejar anjing :P

    BalasHapus
  4. dudz, kalo arik itu siapa yah??? :P

    BalasHapus
  5. buat temen cuti 3bln nih **memelas**

    BalasHapus
  6. Aku juga mau dikasih buku sama Panah Hujan *siapa elu?, kata Chi hahaha* :P
    Abis bangun tidur, jangan lupa bersih2 kamar :D

    BalasHapus
  7. udahan ah mo pulang dulu, mo kerja
    dadah dududz!!!!!!!!!!!!!

    BalasHapus
  8. sadaappp... berhenti bermimpi sama dengan berhenti untuk hidup.

    BalasHapus
  9. aku nggak akan berhenti bermimpi, sebab aku tak bisa berhenti.
    dreams make me still alive

    BalasHapus
  10. banyak hal2 luar biasa berasal dari mimpi. beberapa waktu lalu ada tayangan periset profesional yang merancang berbagai bentuk buku masa depan dengan teknologi rumit, dan mereka bekerja sama dengan anak-anak. dan jangan salah, anak-anak itu didudukkan sejajar dengan mereka, yaitu sebagai peneliti. karena justru dari anak2 itulah yang menjadi sumber ide. anak2 tersebut dibiarkan membayangkan apa yang mereka inginkan tentang buku, bagaimana bentuknya, bagaimana membaca, pendeknya mimpi anak2 itu sebagai sumber yang berusaha diwujudkan secara nyata, tidak hanya tetap tinggal di benak anak2.

    BalasHapus
  11. Yup.. setuju banget Chik, jangan pernah berhenti untuk bermimpi, tulis aja apapun yg ada di dalam angan2 kita, karna lewat tulisan itulah kita bisa mewujudkan mimpi.

    Keren Chik tulisanmu kali ini, saya suka banget. Memotivasi..!

    BalasHapus
  12. dari mimpi menjadi nyata..
    itulah manusia,,

    BalasHapus
  13. ... selama kita tidak pernah berhenti bermimpi, berusaha, dan berdoa. :-)

    BalasHapus
  14. tumben dia pake acara motivasi2 sgala...
    dud, bukuna bagus ya? pinjemlah klo aku ke bali yak

    BalasHapus
  15. hhmmm... arik ya??
    hhmmm.....

    BalasHapus
  16. Komentar apa, ya?
    Mmmh. Tanda tanganku ternyata masih bagus, ya, meski di-scan. LOL. LOL.

    Kutunggu kau kirimin aku novel buatanmu, ya. Yang isi tanda tangan dan kalimat penyemangat kayak yang di atas. :p

    Dan lagi, seorang kakak harus menjadi panutan yang baik untuk adiknya. Kaulah dulu yang nulis novel, nanti aku menyusul. HAHAHAHAH.

    (inget waktu pas kali pertama ketemu, di kamarmu kau pamerkan aku surat-surat penolakan dari Gramedia dan Gagas [?] dan kau cerita tips-tips nulis, hmm... saat itu aku pikir, kau pasti akan bisa mewujudkan mimpimu, bagaimanapun).

    Maaf karena selama ini aku rahasia-rahasiaan, sembunyi-sembunyi darimu. Ah, aku kangen masa-masa di Sanur, terutama waktu kita selalu sajaa menulis sesuatu di pasir pantai. *tetep*

    Maaf ga balik ke Bali liburan ini. T_T Meski aku kangen juga, sih, pada seseorang yang nungguin aku berdiri di pinggir pantai seperti pawang lumba-lumba. HAHAH.

    Ah, semangat selalu, Sis! :)

    BalasHapus
  17. hahahha... tiga nama yang disebut ternyata mampir juga, secara tidak terduga *kecuali yg terakhir*

    bermimpi itu indah, karena tanda bahwa tidur kita nyenyak.... huwhuaahuaa

    BalasHapus
  18. Pemimpi satu lagi yang kehabisan mimpi pun datang... Hey mimpi, datanglah lagi, aku sedang tak punya mimpi.. (T.T)

    BalasHapus
  19. manusia tanpa mimpi rasanya hampa,, huhuhu...

    "aku suka bermimpi, tapi aku lebih suka mewujudkannya" ;)

    BalasHapus
  20. tapi jangan kebanyakan bermimpi loh.......... kapan realisasine tar...... semangat

    BalasHapus
  21. Sebenarnya sih mau berpanjang-panjang hidup dalam mimpi tapi keburu dibangunin.

    nice sharing ...
    setuju ...
    mari kita selalu bermimpi ....

    BalasHapus
  22. dengan mimpilah bisa terwujud apa yang diinginkan
    mengarahkan otak dan pikiran serta seluruh tubuh untuk mencapai apa yang diimpikan

    BalasHapus
  23. aku juuga seorang pemimpi yang sedang berusaha setengah mati mewujudkan mimpiku.. :)

    BalasHapus
  24. sudah lama aku gak melihat dirimu menulis serius :) btw suka banget dengan kutipan paling atas, ditulis berdasarkan pengalaman bukan sekedar hayalan..moga kita semua bisa meraih mimpi masing2 dan tak pernah berhenti untuk berusaha..amin

    BalasHapus
  25. aku setuju banget "jangan pernah berhenti bermimpi" Walt Disney adalah contoh yang paling nyata dibangun dari mimpi yang dikonversi melalui visi yang luar biasa dan pantang menyerah....ingat mimpi apapun itu bisa jadi nyata asal diperjuangkan
    khotbah ni yee he..he...he
    bangun dari tidurmu dan mulailah harimu dengan senyuman

    BalasHapus
  26. benar juga.........kejar terus mimpi mu.........zzzzzzzzzzzzzz....zzzzzzzzzzzz!!! (sudah dialam mimpi) hehehehehe.......

    novelnya kayaknya bgus nchi......bawa nanti pas ke dunkin ya heheheheh........!!!!

    BalasHapus
  27. Amin...
    Semoga aja masih bisa terus bermimpi, hehehhe....
    Tapi harus real juga sih, mimpinya jangan ketinggian...
    Kalo jatoh ntar sakit :D

    BalasHapus
  28. bermimpi membuat hidup menjadi lebih hidup [iklan banget yah..!! heheheh]

    BalasHapus
  29. mimpi itu yang bikin kita semua punya harapan... heheheh

    BalasHapus
  30. aku suka bermimpi.. karna mimpi menjanjikan hal-hal lebih indah..
    tentunya dengan usaha juga dunk..

    BalasHapus
  31. Mimpilah setinggi2nya, asal dibarengi dengan DNA ( Do And Action ) tuk mewujudkannya.....(kata Ippho "DEWO" Santosa)

    BalasHapus
  32. selamat bermimpi
    p cabar
    salam hangat dari blue

    BalasHapus
  33. mimpi....
    aku sering mimpi dan aku selalu pikirkan mimpiku...

    BalasHapus
  34. walah dah kebangun dari mimpi.....

    sista ada award buat dirimuw di ambil y

    BalasHapus
  35. kadang oraang menderita hanya bisa bahagia saat ia bermimpi, semoga semua mimpi indah menjadi kenyataan ya mbak

    BalasHapus
  36. orang buta bisa lihat ya saat tidur dan mimpi wk wk wk (kurang ajar banget orang lagi serius komentnya asal, plak nampar muka sendiri nih)

    BalasHapus
  37. i have a dream a fantasy I will make them true and reality

    BalasHapus
  38. bermimpilah maka Tuhan akan memeluk mimpimu
    -Arai, Sang Pemimpi-
    suka sangat ma tu quote huhuh

    tanpa bermimpi bagaikan manusia tanpa seonggok daging *5cm hhohoho smoga ga salah inget ^^

    dreams make our life so colourfull

    BalasHapus
  39. kalau kita sering bermimpi..... berarti kebanyakan tidur dong,
    kapan bangunnya?

    BalasHapus
  40. Ya..., mimpi harus selalu bergulir, jangan lupa bangun tuk mewujudkannya...

    BalasHapus
  41. nchiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii *treak pake toaaa hehehe

    BalasHapus
  42. walah, bukunya mas Villam sudah keluar toh? hebat!

    BalasHapus
  43. mimpi-mimpi selalu menghantui menyiksa hidupku hancurkan kehidupanku (loh kok aku nyanyi yo lagu jadul lagi mending kalo baru)

    BalasHapus
  44. Mimpi adalah cambuk motivasi kita untuk terus berbuat dan menjadi semakin baik dari hari ke hari. Jadi kalau kita berhenti bermimpi, maka kita akan kehilangan semangat untuk terus berbuat.

    BalasHapus
  45. dengan bermimpi adalah pendorong dan penyemangat dalam berkarya

    BalasHapus

About