Selasa, 24 Maret 2009

Saat Harus Memilih


Kata orang, meraih lebih mudah daripada mempertahankan.

seperti mendaki sebuh gunung. Mencari sebuah puncak semenjak mendaki dari lembah, tujuan yang bulat dan tidak terpatahkan. rasa bangga yang pekat saat meraihnya, tapi tetap saja selalu ada puncak lain yang menarik untuk di kalahkan. dan saat itulah sebuah pilihan ditawarkan.

Sama halnya jika berbicara tentang, mencari lebih banyak hal baru atau memilih untuk mempertahankan hal lama yang sudah ada di sekitar.
Pilihan hanya dua, tetap berada di puncak atau mencari puncak lain? apapun pilihan, itulah tipe karakterisitik.

yang memilih mencari puncak lain,tidak akan pernah puas hanya dengan satu puncak lain. terus mencari puncak-puncak lain yang bertebaran, namun, akankah dia menjaga setiap puncak yang telah ia raih?

atau pilihan lain. berpuas diri dengan meraih satu puncak, namun tetap menjaga segala sesuatu yang ada di puncak itu. begitu banyak hal yang bisa dipelihara disana, daun kehidupan, bibit kenyamanan, rumput kebersamaan serta bunga masa depan.

tinggal pilih saja. semua ada konsekuensinya. jadi, jangan takut jika suatu saat berbalik ke puncak pertama.




13 komentar:

  1. apapun pilihannya minumnya teh botol sosro *halah malah promosi iklan*

    Ya apapun pilihan yg ada didepan kita, yang jelas harus tetap bisa mensyukuri semua yang ada. hihihihihi gaya niy omonganku.

    BalasHapus
  2. Itulah permasalahannya ... ketika seseorang sudah di Puncak, kadang dia tidak siap jika harus kembali lagi ke puncak yang lebih rendah :D

    Tulisan yang bagus...keep writing friend :)

    BalasHapus
  3. kalo naik-naik ke puncak gunung gimana?? hehhe

    yang jelas, saat kita menentukan pilihan, kita harus siap dengan segala konsekwensinya.

    BalasHapus
  4. yap..ada saatnya kita harus siap balik ke puncak pertama. mulai lagi dari awal. sama spt wkt saya buat blog baru setelah membasmi blog lama.

    BalasHapus
  5. aku memilih untuk tidak memilih

    eh bearti golput ya

    BalasHapus
  6. mendaki gunung lewati lembaaahhh *numpang nyanyi bentaran*
    ya udah tinggal milih aja, dgn beberapa pertimbangan yg tentu aja lebih banyak menguntungkannya untuk kita, yakin aja apa yg udah kita pilih itulah yg terbaik utk kita:)
    kalo bingung milih, siapin aja biji kancing hihihi:p

    BalasHapus
  7. lho say jangan kelamaan milih nya dunk.pilihlah daku ajah yap hehehe :D

    BalasHapus
  8. *nganguk,ngangguk*

    mmm
    sip banget mba :D

    BalasHapus
  9. kalo tidak siap kembali ke puncak pertama itu manusiawi, tapi kalo tidak siap menuju puncak, itu masalah. banyak orang siap berjuang tapi tidak siap untuk berhasil...

    BalasHapus
  10. setujuuuuuuuuuuuuu

    hwhwhwhw

    BalasHapus
  11. ilustrasi yang dalam tentang arti sebuah keputusan dalam hidup. kok pinter sih kamu?

    BalasHapus
  12. ya pilihan bagian labirinasi kehidupan, pilihan tepat akan dijalur yang direncanakan. pilihan melesat lalu tersungkur ke jurang paling gak nyaman. berdiri dan memotivasi diri untuk bisa mendaki lagi

    BalasHapus
  13. menurut aku dua2nya susah chi :s

    BalasHapus