Senin, 31 Mei 2010

Jasa yang Dikenang Belakangan

Ada quote menggelikan nih dari berita di TV one hari ini.

"orang-orang yg berjasa hanya dikenang jasanya oleh negara saat sudah meninggal"

Seperti pada kasus ibu Ainun dan Mbah Gesang. Keduanya baru diangkat ke publik saat beliau-beliau sudah tiada.
Untuk Ibu Aiunun misalnya, malah pernah dituduh tidak nasionalisme karena memilih tinggal di Jerman.

Untuk Mbah Gesang, saat meninggal diberikan tanda bintang jasa dan diberi gelar pahlawan, agar bisa dimakamkan ala militer. Padalah beliau tinggalnya dalam keadaan amat sederhana dan tidak ada sentuhan pemerintah. Padahal Jepang saja bikinin taman khusus buat Mbah Gesang untuk mengenang keroncong.

Juga soal saat WS. Rendra meninggal, tidak begitu banyak tanda penghargaan untuk beliau. Malah Mbah Surip yang lebih diperhatikan, dan presiden sendiri mengucapkan selamat tinggal pada Mbah Surip.

Hahaha bukan sok nasionalis, toh aku juga ga tahu bagaimana Ibu Aiunun dan Mbah Gesang sebelum meninggal, sebelum dipublish media masa secara beramai-ramai, namun jawaban quota diatas adalah, Pemerintah keknya terlalu sibuk ngurus korupsi.

Cuman mau bilang, welcome June, again.

Related Posts by Categories



34 comments:

inge / cyber dreamer mengatakan...

kasian yah, diberi penghargaan ketika yg diberi sudah tak bs menikmati...

have a great monday ^^

Gusti mengatakan...

"orang-orang yg berjasa hanya dikenang jasanya oleh negara saat sudah meninggal" => mengena banget nich...

-3- mengatakan...

mantep... gw malah gak begitu perhatiin tuh chi ...

soale dah terlalu biasa , bentar lagi agustus... pasti ada cerita tentang veteran ...


gitu terus tiap tahun... so jadi terbiasa ...

-3- mengatakan...

owhh... yeaaahh...

welcome jun...


*nyepam dikit

-Gek- mengatakan...

belum June, masih 31 Mei.
Ah, sudahlah. Indonesia, nunggu lumpur lapindo berhenti baru berubah- mungkin..

yudex mengatakan...

Pemerintah terlalu sibuk ngurus korupsi. sayangnya bukan mengungkap, tapi menyembunyikan! :D

Cahya mengatakan...

Jangan heran..., begitulah negeri ini, tapi bukan berarti itu adalah alasan kita berhenti memberi yang terbaik bagi negeri, masyarakat, sahabat dan keluarga bukan....

Gesang saya rasa mencipta bukan demi tanda jasa...

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

padahal korupsi susah diberantas ya, nchi? apa kabar nih? lama gak chatting.

Aulawi Ahmad mengatakan...

cuma mau bilang "begitulah" hehehe

Clara mengatakan...

emang nih...
mending aku dah ngurus cowok tampan
daripada korupsi yg ga ada habisnya dan bikin capek

Nyun's mengatakan...

rencana mo bikin sensasi sebelum meninggal *astagfirullah* ngga dink hahaha

Isti mengatakan...

hm...kalo udah ga ada, emang enak diomongin ya.. :)

cara mengatur keuangan mengatakan...

yang namanya jasa pasti di igt belakangan ,.. mana ada igt d depan,..

Zippy mengatakan...

Hhahaha..bener2 menggelikan deh.
Tapi bener juga.
Terkadang yang lebih berharga malah dicampakkan begitu saja, gak dipeduliin :D

Dunia Hape mengatakan...

Makanya mbak...
Mati baru dikenang, wkwkwkwkwk...
Kasian deh mereka, serasa ditelantarkan begitu aja sama negara ini.

nietha mengatakan...

begitulah indonesia kita.. welcome june juga..

kesehaRian Ra-Kun mengatakan...

ironis ya.

munir ardi mengatakan...

mantap tumben postingna serius banget MC

Itik Bali mengatakan...

Sekarang udah Juni Nchi
welcome Juni, hujan melulu

Pemerintah sibuk ngurusin korupsi
tapi yang diurusin juga sibuk sendiri..

ichaelmago mengatakan...

welcome June :)

iya juga ya. kemana aja pemerintah selama mereka masih hidup? sebenernya ga cuma pemerintah aja yang salah..kitanya juga salah hehe.

Ayas Tasli Wiguna mengatakan...

kritis niye,, ya begitulah manusia ^^

Yolizz mengatakan...

bener banget yaahh... duhh.. pemerintah kita ini -_-"

TRIMATRA mengatakan...

kalo mocca-chi selalu dikenang di dunia maya,
ingat cuman mocca yang dapet loh,,, yang lain ntr klo dah meninggal. wkwkwkw

Laksamana Embun mengatakan...

SAya juga gak ngerti cara Pndang sama orang2 seperti itu, knpa sesudah orang nya tiada baru di gembar2-gemborin.. Tp apapun itu lebih baik dari pada tidak melakukkan sesuatu :)

JHONI mengatakan...

wkwkwkwkwkwkwk.............setujaaaaaaaaaa.........tapi taruhan tetep jalan!!!!!

eh buku dah diambil lum!?!?!?!?

rannyrainy mengatakan...

ketidakadilan itu akan selalu ada dimana mana dear...ntah juga deh

welcome juneeee

Anggi Zahriyan mengatakan...

Inilah negara kita, kurang bisa menghargai para pahlawannya. Semoga selanjutnya pemerintah lebih memperhatikan para pahlawannya.

Nyach mengatakan...

itulah , ibarat pepatah mikul dhuwur mendem jero " memikul setinggi-tingginya tentang jasa dan mengubur sedalam dalam perhatian"

ToPu mengatakan...

Iya tuh sob, pada menghargai dan pada sadar setelah orang itu meninggal....

joe mengatakan...

gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang ...

Willyo Alsyah P. Isman mengatakan...

datang berkunjung ke blog sahabat lama

anyindia mengatakan...

ironisnya bener sih... ngekngok deh

tfd mengatakan...

makanya jangan jadi pahlawan ya? karena itu sama diharapkan jadi mati...hihihi..emang agak aneh memang diam di bumi ini, karena kurang pakek hati...

wulan audy mengatakan...

Paling gampang memang mengenang setelah orangnya ga ada...
biasanya cuma keliatan baik-baiknya aja.. :)

Poskan Komentar

 
Rental Mobil Pekanbaru