Rabu, 10 Desember 2008

Warung Kejujuran

Adalah warung dimana tidak ada kasir yang menjaga, setiap orang yang membeli diuji kejujurannya apakah membayar tepat, lebih, kurang, atau malah lupa membayar.

Semalam saya menonton berita di Metro TV, ada sebuah berita yang menarik perhatian saya. Telah dibuka warung kejujuran di Kantor KPK serta di sebuah SMP di wilayah Padang Sumatera Barat sana.

Menurut logika, harusnya sarang yang paling bersih dari korupsi di negeri kita adalah kantor KPK, namun nyatanya, setelah beberapa lama warung itu malah merugi terus. Hingga saat berita tersebut disiarkan, warung itu sudah kehabisan dagangannya, semua rak kosong, kulkas tak berisi.
Tetapi keadaan berbalik di SMP di Padang, warung kejujuran yang dibuka itu memperoleh untung yang bahkan, dalam waktu dua tahun sudah bisa dipakai membeli sebuah mobil untuk operasional sekolah.

Nah lo, kenapa bisa begitu. Apa ini mencerminkan bahwa sekarang yang tua kurang bisa menjadi jujur, hanya membayar minuman ribuan perak aja bisa lupa, bagaimana untuk mengusut aliran dana BLBI yang uangnya sampai milyaran rupiah. yakin itu kagak ada yang ditilep :P
This entry was posted in

5 komentar:

  1. Hehehehehe.....warung kejujuran hihihihi baru tau istilah itu...thanks infonya

    BalasHapus
  2. ah ya, mungkin ini malah lebih efektif, atau malah ini adalah sarana edukasi antikorupsi terefektif?

    BalasHapus
  3. wah, bolhe juga ya kalo ada warung kayak gitu di seluruh Indonesia. kalo perlu toko2 buku, supermarket juga.

    BalasHapus
  4. setuju ah ama mbak fanny

    BalasHapus
  5. Warung kejujuran,...
    di sekolah saya juga sudah ada loh chi,..
    meskipun awalnya lebih banyak ruginya.
    Tapi sekarang kayaknya udah mulai berfungsi dengan bagus.

    BalasHapus