Kamis, 26 Juli 2012

Sori Bos, Dilarang Nyepam!

Wuah... Blog ini jadi sasaran spam orang-orang yang hendak berjualan. Hihihih.... memang sekarang yang punya blog lagi pengen jualan, tapi bukan berarti boleh ditebengin tanpa ijin.

Memang hak orang untuk berkomentar pada sebuah blog, terlebih jika blog tersebut memang menjanjikan untuk ditebengin. Namun ah, saya sendiri punya pemikiran lain. Mungkin banyak yang bilang, "idih, sok sekali". atau "Mentang-mentang, punya blog kok sombong". Tapi sebodoh. Blog ini saya yang bangun dibantu banyak teman, jadi kalau ada yang berkomentar namun tidak berkenan di hati, mahap kalau di filter.

Hal ini terjadi karena saya rada mereng melihat komentar dari beberapa user. User memang menggunakan nama yang berbeda-beda, namun orang bodoh juga tahu itu dari satu atau dua orang. Ada juga yang komentar di satu postingan beberapa kali, dengan user sama tapi pesan yang berbeda-beda.

So, spammer yang ada 'niat' please deh, stop! Saya capek moderasi komentar dari Anda seorang atau dua orang *gaya.sok.mode.on*
This entry was posted in

7 komentar:

  1. masih banyak aja ya yang suka begituan, dikira kita gak tau apa itu niatnya cuma nebeng ya :D
    Have a nice day aja deh teman, semoga spamenya pada taubat selagi bulan puasa ini :D

    BalasHapus
  2. mat malam mba maaf jika kunjungan saya tidak tepat, saya pernah tu dibrondong seperti itu setelah saya kunjungi blognya ternyata isinya cuma jualan obat

    BalasHapus
  3. Mocha waduh rupanya penyakit semua blog sama sekarang ya banyak banget yang numpang jualan yang anehnya kalau kita berkunjung dan komentar di blog mereka malah nggak pernah diapprove

    BalasHapus
  4. Lha, blog-nya sendiri dipakai splogging, dan harvestlinking masa spam dilarang masuk :P

    BalasHapus
  5. kayaknya kita semua lagi di-spam say.. di blog ku malah ada sekitar 70 komentar.. ga ku moderasiiii....

    BalasHapus
  6. iya sama nchi, aku juga mau ngasih moderasi. hmmm....

    BalasHapus
  7. udah gak asing lagi kalo ada spam di comenatar...
    karna terobsesi dengan backlink kali... :)

    BalasHapus