Sabtu, 05 Oktober 2013

Misteri Kehidupan

Belakangan saya sering sekali menanyakan apa sih sebenarnya tujuan kita hidup di dunia ini. Hahaha agak sok kedengarannya, cuman serius loh, kita bangun tiap hari, melewati jam demi jam tanpa henti, kemudian malam datang dan kita tidur untuk memulai hari baru. Apa iya kehidupan hanya untuk melewati siang dan malam saja?

Mungkin beberapa orang akan menjawab, saat menjalani siang malam itulah kita berusaha melakukan yang terbaik demi hari esok.

Tetapi coba pikir, tidak ada ending akhir untuk siang malam tersebut, tidak seperti sebuah film yang selalu ada endingnya, kehidupan itu terus berjalan walaupun engkau sedang tidak di dalamnya lagi.

Di bali, ada istilah khusus bagi orang yang meninggal, "kecag" atau kalau di indonesiakan menjadi tertinggal. Memang sudah tidak banyak yang menggunakan istilah ini, kemungkinan terbatas di desa saja. Namun dari penggunaan kata ini secara turun temurun, mengisyaratkan kalau orang yang meninggal itu sudah tertinggal dari suatu yang sedang berjalan saat ini. Nenek moyang kami sudah menyadari bahwa kehidupan itu seperti sebuah perjalanan panjang tanpa henti dengan peserta yang berganti tiap jamannya. Namun yang menjadi pertanyaannya, perjalanan dalam menuju apa?

Begitulah, Begitu banyak misteri yang ada di dunia ini tanpa ada Jawabannya. Mungkin kita harus terbiasa berjalan dalam sesuatu sesuatu yang belum ada Jawabanya.

Well selamat ber-hidup ria......



3 komentar:

  1. well, ajaran agama biasanya menawarkan jawaban bagi pertanyaan 'hidup ini untuk apa atau menuju apa' seperti itu. Tapi tetap saja, sebaiknya kita memang punya kontemplasi masing-masing. Kalaupun untuk tidak menjawabnya, paling kurang untuk menyadarinya sebagai sebuah pertanyaan :D

    BalasHapus
  2. Hidup sesuai panduan, panduan sesuai keyakinan, keyakinan sesuai kebenaran, kebenaran hanya dari Sang Pemilik Kehidupan.

    BalasHapus