Sabtu, 06 Juni 2009

12.12.00

Calon Pacar Idaman

Mocca_chi : Enak kali ya punya pacar Desainer... (sambil ngayal)
Neng Aia : Desain apa dulu?
mocca_chi : Desain gambarlah, klo desain wajah cewek namanya selingkuh.
neng aia : kalau gambarnya cewek?
mocca-chi : Wajahmu atau wajah cewek lain?
Neng aia : Cewek lain (dengan polos)
mocca_chi : Berarti kamu kurang cantik untuk jadi inspirasinya

KingOne, sang desainer taiwan (bener?)


neng aia : (cemberut) kalau gitu pacar dokter sajalah, enakan. kalo sakit ada yang ngobatin.
mocca-chi : betul juga, tar klo sakit cukup telpon 'mas, aku sakit, diperiksa dong'
neng aia : tar dia datang bawa stetoskop ya. Asyik... cari pacar dokter ah.
mocca_chi : eh eh eh, kalau stetoskopnya bau harum bisa gawat.
neng aia : kenapa? bisa jadi dia abis periksa wanita.
mocca_chi : tambah gawat, kan dia dokter hewan. hewan apa coba yang pake parfum.



"Sayang, aku lihat hatimu dulu, apa bener ada aku di dalamnya"


neng aia : wattttt? (matanya mendelik). kalau gitu pacar polisi saja.
mocca_chi : eh iya ya, kalau kena tilang cukup telpon, "mas, aku kelupaan kalau SIMku belum ada potonya, tolong dong"
neng aia : Ho oh, kek tetangga depan rumahmu itu, kan polisi.
mocca_chi : Hah, kamu naksir polisi yang itu? (kaget)
neng aia : Kenapa memangnya?
mocca_chi : Yang depan rumahku kan polisi tidur!!!
neng aia : ya ampun.... (menepuk dahi)


Ga perlu repot repot beliin jam beker dah


mocca_chi : terus enaknya punya pacar yang gimana ya???
neng aia : Yang cakep saja deh.
mocca_chi : Cowok cakep itu bahaya, suka selingkuh?
neng aia : yah, lumayanlah.
mocca_chi : kok lumayan?
neng aia : ketimbang udah selingkuh, jelek lagi
mocca_chi : (nyengir)Serba salah deh. ga usah dah cari pacar.
neng aia : (kaget) lah, ngejomblo seumur hidup?
mocca_chi : kagak, langsung cari suami saja.(ketawa ngakak)
neng aia : Mbueh.. (mayun)

udah ah, capek ngetiknya. klo ada yang mau tahu gimana hasilnya, cowok yg begimana dimauin sama kedua orang yang sama sama gila itu, tanya orang yang bersangkutan.

Nb. data ini didapat dari hasil copas perbincangan yang sudah dimodifikasi dan direkayasa dengan kepinteran yang luar biasa, dan bahkan melebihi kejadian yang sebenarnya. Tidak mengandung SARA maupun SAHARA (untanya lagi hiatus soalnya, sibuk bikin costumer over due). Dan kepada yang baca (maupun yang ga baca tapi ngintipi), silahkan sumbang ide, pacar bagaimana yang baik bagi kedua orang yang bersangkutan)




Jumat, 05 Juni 2009

12.05.00

Pesbuk Lagi Pesbuk lagi. Eh, Facebook

Facebook, Ah.. basi kali ya nulis soal ini, apalagi tentang prasejarah dan penghasilannya. Tapi tadi pagi temanku nyeletuk soal sesuatu yang dilihatnya di pesbuknya. Walau setiap orang punya hak untuk menulis apaaaaa aja di pesbuknya, tapi kalau seperti ini bagaimana?



Seorang istri menulis di pesbuknya tentang ia yang dijutekin suami gara-gara ga bikin sarapan. Masalah sepele kan, itu sama dengan mengeskplore kehidupan keluarganya, yang parahnya kehidupan negatifnya. Emang ga salah sih, cuman sekantor jadi tahu soal hal itu, dan bayangkan coba image siapa yang jelek?(Duh, curhat kok ke pesbuk sih....)

Dua orang member sebuah forum X membicarakan poto member lainnya dengan menyebut itu poto ***i* di pesbuk(artikan sendiri deh coba), padahal sebenarnya itu poto pake tank top karena dia lagi berenang. parahnya, member yang digosipin itu ada di friendlist mereka dan otomatis bisa melihat wall to wall mereka. (Itu dua gosiper blo'on atau emang sengaja memperkeruh suasana??

Seorang bos nulis di wall pesbuk tentang dia yang lagi nganterin relasi bisnisnya ke kawasan triple ex (ketahuan deh belangnya si bos)

Maaf kalau yang ini ga berkenan bagi beberapa orang, tapi aku tertarik untuk menulisnya. tadi temanku nyeletuk tentang poto di sebuah pesbuk. Kesehariannya sang empunya pesbuk make jilbab tapi di pesbuknya ada poto ia di kamar dan ga pake jilbab (nyengir aja deh heeh)

Seorang suami mengumpat di pesbuk tentang istri dan ibunya yang berantem. Malangnya si suami itu adalah general manager di sebuah perusahaan dan hampir semua karyawannya ada di friend listnya (mau curhat ke semua orang ya bos?)

Bebas sih bebas, tapi inget loh. mulutmu harimaumu, tanganmu macanmu, tulisanmu pisaumu. Jangan sampai keiris yak.

image from http://blogs.ubc.ca/dean/files/2009/02/facebook_1.jpg

Kamis, 04 Juni 2009

15.26.00

Bye Bye Dream

Helo June, selamat datang kebosanan dan berduka cita atas berhentinya sebuah cita-cita.


Komplit ya, padahal sebenarnya sekarang cuman ingin curhat. Ada beberapa banyak hal telah terjadi dan semuanya benar-benar membuat hidup seekor cacing terpuruk. Oh iya, rasanya banyak teman yang mengidentitaskan dirinya dengan binatang, ada kucing, ada hamster, ada itik, hanya kecoa belum ada. dan upss.. maaf, aku ga mau jadi kecoa, apalagi cacing.


Okeh, kebosanan. Aku bosen sama template ini (sebenernya dipaksa bosen), bosen pula sama makan nasi sayur tiap hari (ga ada hubungannya sama gaji ya) bosen pula meratapi mata yang semakin lama harus ditambah lensanya (ga ada hubungannya, ngelantur!) dan yah... bosen sama banyak hal.

Lalu berduka cita. Hmm... sebenarnya bagian ini ga terlalu penting karena dari dulu juga sudah berhenti. Pernah ga sih mikir bahwa kita ga cocok dalam suatu bidang (stop, jangan semburkan kalimat "tetap semangat" pada bagian ini), ga punya bakat ataupun entah apa itu yang membuat kita terus bisa berkecimpung di bagian itu?

Nah, Percaya ga bahwa nasib bisa dijadikan kambing hitam atas gagalnya sebuah hal, padahal kita percaya bahwa kita sudah berusaha lebih daripada orang lain (dengan takaran ons pembuat kue)

Nah, bagi yang ga percaya, jadilah manusia sesekali dengan percaya. Itu ngibul, oke. Memang nasib itu ga ada (kata beberapa orang), nasib ada di tangan diri sendiri dan blah blah blah blah...

Tapi kalau gagalnya berkepanjangan, apa itu arti bahwa kita belum berusaha semaksimal mungkin? Hohohohoo.... jangan cari pembenaran dari apa yang terjadi, jangan bersembunyi dari sebuah pepatah tua yang berkata bahwa bersakit sakit dahulu, bersenang-senang kemudian, karena hidup ga sedatar permukaan air kolam.

Nah, lalu apa?
Entahlah, Cuek sajalah. Kata orang, cuek bebek.


N.B
maaf lagi bingung sama karet rambut yang ilang tadi pagi. lupa taruh dimana, dan setelah nyari sejam, ternyata nyangkut di lengan kiri, di bawah lengan baju.

Dan eh eh eh, tadi pagi cek darah lagi, dengan alat yang lebih akurat dan puasa delapan jam, ternyata kyaaa.... normal. hui hui huii...

Dan... sudahlah, cukup segitu aj.





Selasa, 02 Juni 2009

16.16.00

Selalu Begitu....

Mengapa setelah sekian lama aku menunggu, kamu begitu cepat pergi?
Seperti hanya singgah sejenak,
memberi euforia semu
untuk kemudian pergi lagi dengan sangat mengenaskan
Mengapa kamu sampai sebegitu teganya?

Oh menyebalkan,
karena jawabnya hanyalah ...


"Karena aku adalah gaji, dan gaji memang harus selalu begitu!"


15.42.00

Man And Woman about Overweight

As we know, every women always think about their weight. Do not lie your self, when you looking up your self in mirror, there always a complain about your body, such as fat in stomach or in your cheek. And so do I, hiii…

Overweight has became women’s issue. But people has forgot if there is many a fat man in the world. According to the latest national statistics that I took in this article, 71 percent of adult men and 62 percent of adult women are overweight. It is seem that a man and women has a same possibility become overweight, moreover greater.

But woman and man have a different pointview about overweight. In the same article, overweight differences about women and men, mentioned that women aware quickly if their weight is over. Women can easly to spend a long time in mirror and often shoping than man. It’s easy to know if their body’s size has change and they would decide to reduce their weight as quickly as possible.

Differ with man, they just spend their time in mirror for a few minutes, for example when shaving, brushing teeth or buying new clothes. It makes man not too care about their body, man rarely looking after their body than woman. They do not know if their weight rise (sometimes annoyed when their shirt getting tight) and to be panic when their healty is negatively affected.

And how about man and women's reaction of overweight?
Women often feel discomfort with overweight, especialy when getting dressed. This is emotional reactions, can make a lack of self confidence and worst, falling on depression.

How about man?
this article mentioned that the tendency of men to have less frequent thoughts about their weight and to react to those thoughts with milder feelings, such as annoyance or bother, helps us understand why many guys may place a lower priority on weight loss.

That is a result of a research, but in a live, i think it come back to personal. not all women always taking care of their weight, sometimes they has accustomed with obese, and not be disturbed with it.
And also the man, there is a kind of metrosexual guys which always taking care of about their apperance, especialy artist and model. They make up like women, even more than woman.

and, yeah...




Senin, 01 Juni 2009

14.55.00

Blogging with Paid Review

Having blog and like update regulary?

Want to make money with an enjoying way?

I sugest you to try paid review. Maybe it is a bored article, you have watched it in some other place, but no matter if you want to see my sharing.
The simple thing, nothing venture if we try it. Writing about anything or something that be assigned in our blog and we get dollars. Just simple and easy. The hardest thing maybe just take an topic, but that is not a matter if remembering we have writing for along our age.

To starting review, you can try this website. You should not have to writing all of the task, as a blogger you can choice. So if just writing about sport, you should not writing about music online. You can keep your blog on whatever you want.
It is easier than you put an advertising in your blog and waiting for someone who want to click it, or you would be banned if you determine to click it by your self. I have prooft and never get money from it, but you can complain me if I get wrong (peace).

Maybe somebody underestimate the paid review. Blogging with money motivated. Or somebody make fun with make money blogging. But lets take the positive ones, we can make money with a right way. There is not rule that forbid to explore the internet to get money.

And keep remember, we do not just take a money like a robber steal in bank. We do something, we writing. Make a good writing and adjust it with the advertiser request need an effort. It is not a easy things as like as take a money for bank.
So, do not confusing with a topic, just write about anything that you want. Or your blog will be looks disorganized? Do not worry about that, you can make other blog which use to paid review specialy.

Try paid review, become self employment for a moment, and you will find the advantage.



10.29.00

Belajar dari dongeng

Pada hari sabtu kemarin (gaya memulainya ga banget, mengingatkanku pada lagu pada hari minggu kuturut ayah ke kota), seperti ditulis Teh Echi, kami ngetem di gramedia Denpasar sampai tiga jam. Ada sudut yang aku sukai disana, di bagian buku anak tepatnya di bagian dongeng. beberapa buku dongeng disana terbuka sampulnya, dan dua kali ketemu teh Echi, beliau selalu menemukanku disana.

Masa kecilku hanya dipenuhi oleh permainan petak umpet, main karet, metembing (indonesianya ga tau), maen dengkleng-dengklengan (ini apa lagi). Belum ada buku bacaan waktu itu, terutama karena memang tinggal di desa dan fasilitas belum memadai. Aku baru bisa baca dongeng saat sekolah, itupun baca dari buku pelajaran bahasa indonesia. Buku cerita lepas yang pertama aku baca itu waktu kelas 5, yang bercerita tentang anak yang berbohong dan kepalanya ditumbuhi tomat. Jadi saat itu aku sama sekali tidak tahu dongeng cinderela, putri salju atau yang lainnya. Tapi... nyah, kok jadi curhat sih.

btt, sabtu lalu selain Robin Hood, aku juga membaca buku kumpulan dongeng. Satu dongeng yang menarik perhatianku, walau sebelumnya pernah membacanya di sebuah karikatur anak dengan cerita yang sangat jauh berbeda.
Disini aku coba menceritakan kembali dongeng itu.
****


AIR SUSU DIBALAS AIR TUBA


Suatu waktu hiduplah seorang petani bodoh. Ia sedang pergi ke hutan untuk mencari kayu bakar ketika mendengar suara tangisan. Berapa lama mencari, akhirnya ia menemukan dari mana asal tangisan itu. Ternyata seekor ular sedang terjepit di bawah batu.

"Petani, tolong lepaskan aku," pinta ular itu.

Petani yang bodoh itu menolak. "Tidak, nanti kalau aku melepaskanmu, kamu akan menggigitku."

Ular itu menggeleng. "Tidak mungkin, aku tidak akan menggigitmu. Kamu telah berbuat kebaikan padamu, tidak mungkin aku membalasnya dengan kejahatan."

Akhirnya petani yang bodoh itu percaya, ia membantu sang ular dengan mengangkat batunya. Akhirnya ular itu senang bisa lepas, dan apa yang terjadi?
Ternyata ular itu melupakan perkataannya dan hendak mematuk petani bodoh itu.

"Kamu bilang tidak akan membalas kebaikanku dengan kejahatan tapi mengapa kamu tetap mau mematukku?" tuntut petani itu.

Ular itu tertawa. "Mana ada di dunia ini hal seperti itu. Dimana-mana kebaikan selalu dibalas dengan kejahatan!" kata ular itu.

"Mari kita tanyakan pada orang lain," usul petani itu.

Ular setuju dan akhirnya mereka berkeliling hutan untuk menanyai yang lain.
Hewan pertama yang mereka temui adalah seekor kuda tua.

"Kuda, kebaikan itu dibalas dengan apa?" tanya petani itu.

Kuda itu menjawab, "Kejahatan. Pada waktu muda, saat tenagaku masih kuat, manusia memperlakukanku dengan baik. Aku diberi kandang yang layak, jerami yang segar. Lalu sekarang, setelah tua mereka mengusirku."

Ular dan Petani kembali melanjutkan perjalanan. Hewan kedua yang mereka temui adalah domba. Mereka kembali menanyakan, kebaikan itu dibalas dengan apa.

Domba menjawab "Kejahatan. Pada musim panas manusia membiarkan buluku tumbuh hingga aku kepanasan, namun pada musim dingin mereka mencukur buluku hingga aku kedinginan."

Ular sudah siap mematuk kala itu, namun petani itu berkata bahwa mereka harus menemukan hewan ketiga. Mereka terus berjalan, dan suatu saat petani melihat seekor rubah yang lewat. Maka sebelum ular melihat serigala itu, sang petani cepat-cepat berkata pada serigala itu.

"Kalau ditanya, jawablah kebaikan itu harus dibalas dengan kebaikan. Nanti aku akan memberimu itik, anak babi dan domba sebagai makananmu."

Sang rubah setuju dan ketika ditanya oleh ular ia berkata bahwa, "Kebaikan itu harus dibalas dengan kebaikan."

Maka dengan rubah itu, petani dan ular kembali ke tempat semula. Ia meletakan ular di bawah batu, dan petani selamat dan tidak jadi dipatuk oleh ular.

Malamnya, rubah datang ke rumah peani untuk memperoleh imbalannya. Namun petani itu telah mengunci smeua kandang. Kandang itik digerendel, kandang babi diisi batu dan kandang domba diisi kayu besar.
Bahkan petani juga menempatkan anjing besar yang galak di depan kandang.

Rubah akhirnya pergi."Wah Pak petani, kau jadi pintar sekarang," katanya. "Ternyata memang benar kata ular itu, kebaikan dibalas dengan kejahatan!"
****

About