
Sehelai daun berwarna kuning terjatuh di suatu musim gugur. Seperti manusia, daun itu tidak ingin menjadi tua. melihat bumi dari tempat yang tinggi, menjadi yang pertama untuk menangkao hujan dan juga menemani matahari untuk setengah hari keberadaannya, daun itu menyukai semuanya.
dan sekarang, daun kuning itu sednag melihat ke dalam langit, ia mempunyai sebuah harapan untuk kembali menjadi sehelai daun hijau sekali lagi.
Keajaiban datang. Sebuah sinar berkilau di antara mendung, mungkin matahari memang masih menginginkan sang daun kuning untuk menjadi temannya hingga kemudian sinar itu berbicara bersamaan dengan hembusan angin yang pelan, sang daun kuning akan kembali menjadi daun hijau yang baru.
Daun kuning itu menunggu hingga waktu itu tiba. Ia tergeletak di tanah, membusuk bersama udara dan menjadi unsur pembentuk tanah yang bernama humus. suatu waktu akar mencari makanan dari tanah dan humus itu diserap kembali ke dalam pohon. tidak butuh waktu yang lama hingga humus itu tiba di ujung ranting teratas dan akhirnya langit kembali memberi selamat datang pada sehelai daun baru. helai daun hijau.
Seperti daun, manusia juga bereinkarnasi. namun pertanyaannya, akan menjadi apakah kamu nanti?
kata si Zener bagusan isi gambar, hiiiii akhirnya isi gambar ini


